Wednesday, September 21, 2005

Kurang Gaul

Gara-gara kurang gaul, banyak orang yang mengalami masalah dengan lingkungannya. Pada saat orang-orang pada demam piala dunia, orang kurang gaul biasanya malah kena demam beneran saat diajak bicara tentang piala dunia.
Atau pada saat orang sedang demam bicara tentang flu burung, orang kurang gaul malah akan demam beneran saat diajak diskusi tentang flu burung.

Saat ini, salah satu kelompok profesi yang menurut gue kurang gaul, adalah para aparat peradilan seperti hakim dan jaksa. Pada saat kita-kita sedang demam berat untuk berantas korupsi, para hakim dan jaksa malah jadi telmi 1000% saat memutuskan perkara-perkara korupsi. Pada saat kita demam keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu, para hakim dan jaksa malah menegakkan bulu mereka dan merobohkan keadilan. Contoh paling nyata adalah, saat Pengadilan Tinggi Jawa Barat menganulir keputusan KPUD Pilkada kabupaten Depok, dengan menggunakan argument yang tidak adil dan data-data yang juga tidak adil. Akibatnya kurang gaul itulah, mereka panen protes dan demonstrasi.

Jadi, gak ada salahnya frekuensi gaul kita ditingkat kualitas dan kuantitasnya.
Hidup gaul!!

2 Comments:

Blogger Dear Diary said...

Hemm.... mungkin definisi dari "kurang gaul" perlu digulirkan lebih dulu deh sebelum kita memberi cap seseorang atau sebuah lembaga. Nah setelah tau arti dan kriteria dari kurang gaul tersebut makan boleh lah menyebutkan contohnya. Begitu lebih bijaksana

4:25 PM  
Blogger Dear Diary said...

Hemm.... mungkin definisi dari "kurang gaul" perlu digulirkan lebih dulu deh sebelum kita memberi cap seseorang atau sebuah lembaga. Nah setelah tau arti dan kriteria dari kurang gaul tersebut makan boleh lah menyebutkan contohnya. Begitu lebih bijaksana

4:26 PM  

Post a Comment

<< Home