Self Motivation
Gue lagi demen banget ama satu kalimat yang gue baca di salah satu iklan tentang training motivasi : If better is possible, Good is not enough
Entah mengapa, gue suka banget! Kalimatnya sendiri maknanya sangat jelas : Jangan pernah merasa berhenti untuk melakukan perbaikan demi perbaikan alias dalam bahasa Inggrisnya - Continous Improvement. Jangan pernah puas dengan hasil yang telah dicapai dan selalu merasa kita bisa melakukan hal tersebut dengan lebih baik dan lebih baik lagi.
Banyak orang-orang sukses, dengan melakukan self motivation yang terus menerus. Memotivasi diri sendiri secara terus menerus, adalah salah satu cara yang menurut gue, bisa diterapkan oleh siapa saja secara gratis dan gampang. Tinggal bagaimana cara memotivasi diri sendiri saja, yang mungkin berbeda-beda untuk tiap orang. Misalkan dulu waktu gue memotivasi supaya bisa lulus kuliah tepat waktu sesuai target, gue menempel segala macam kalimat pembangkit semangat (bukan pembangkit libido, lho.. hehehe.. ) di dalam kamar kost gue. Sampe di dinding di samping bantal juga gue tempelin kalimat-kalimat "sakti" tersebut. Hasilnya sih lumayan memecut semangat juga.
Satu lagi, ada memang orang yang mempunyai karakter "tidak mau kalah" dan selalu ingin jadi yang terbaik. Mereka tidak ingin menjadi nomor dua, khususnya di bidang-bidang yang mereka sukai. Orang-orang seperti ini, tidak memerlukan kata-kata pembangkit semangat. Mereka bisa saja tertantang dengan kompetisi yang ketat, atau environment yang memang kondusif untuk berkembang maksimal. Jenis orang-orang ini biasanya yang menjadi orang besar, orang sukses. Kegagalan, bukan membuat mereka jatuh. Tapi justru, membuat mereka semakin bersemangat untuk lebih baik dan lebih baik lagi. Contoh paling nyata jenis orang seperti ini, adalah pembalap sepeda asal Texas, Lance Amstrong. Amstrong memecahkan rekor menjuarai balap sepeda paling bergengsi di dunia, Tour 'de France selama 6 kali berturut-turut, justru setelah dia diagnosis menderita kanker prostat ganas dengan harapan hidup di bawah 50%. Tapi dengan pengobatan dan usaha tanpa kenal menyerah, Amstrong akhirnya divonis sembuh total dari kanker. Dan selanjutnya, dia menjadi legenda dengan comeback yg mengesankan di dunia balap sepeda yang sangat menuntut stamina dan kondisi fisik prima.
Kok gue jadi cerita sih???
Entah mengapa, gue suka banget! Kalimatnya sendiri maknanya sangat jelas : Jangan pernah merasa berhenti untuk melakukan perbaikan demi perbaikan alias dalam bahasa Inggrisnya - Continous Improvement. Jangan pernah puas dengan hasil yang telah dicapai dan selalu merasa kita bisa melakukan hal tersebut dengan lebih baik dan lebih baik lagi.
Banyak orang-orang sukses, dengan melakukan self motivation yang terus menerus. Memotivasi diri sendiri secara terus menerus, adalah salah satu cara yang menurut gue, bisa diterapkan oleh siapa saja secara gratis dan gampang. Tinggal bagaimana cara memotivasi diri sendiri saja, yang mungkin berbeda-beda untuk tiap orang. Misalkan dulu waktu gue memotivasi supaya bisa lulus kuliah tepat waktu sesuai target, gue menempel segala macam kalimat pembangkit semangat (bukan pembangkit libido, lho.. hehehe.. ) di dalam kamar kost gue. Sampe di dinding di samping bantal juga gue tempelin kalimat-kalimat "sakti" tersebut. Hasilnya sih lumayan memecut semangat juga.
Satu lagi, ada memang orang yang mempunyai karakter "tidak mau kalah" dan selalu ingin jadi yang terbaik. Mereka tidak ingin menjadi nomor dua, khususnya di bidang-bidang yang mereka sukai. Orang-orang seperti ini, tidak memerlukan kata-kata pembangkit semangat. Mereka bisa saja tertantang dengan kompetisi yang ketat, atau environment yang memang kondusif untuk berkembang maksimal. Jenis orang-orang ini biasanya yang menjadi orang besar, orang sukses. Kegagalan, bukan membuat mereka jatuh. Tapi justru, membuat mereka semakin bersemangat untuk lebih baik dan lebih baik lagi. Contoh paling nyata jenis orang seperti ini, adalah pembalap sepeda asal Texas, Lance Amstrong. Amstrong memecahkan rekor menjuarai balap sepeda paling bergengsi di dunia, Tour 'de France selama 6 kali berturut-turut, justru setelah dia diagnosis menderita kanker prostat ganas dengan harapan hidup di bawah 50%. Tapi dengan pengobatan dan usaha tanpa kenal menyerah, Amstrong akhirnya divonis sembuh total dari kanker. Dan selanjutnya, dia menjadi legenda dengan comeback yg mengesankan di dunia balap sepeda yang sangat menuntut stamina dan kondisi fisik prima.
Kok gue jadi cerita sih???

0 Comments:
Post a Comment
<< Home