Saturday, August 27, 2005

Siapa Penjajahnya???

Baca Kompas beberapa hari yang lalu... gue dapet satu kalimat menarik. Kalimat yang ditulis dengan latar belakang gambar pemukiman kumuh dan miskin di pinggiran kali Ciliwung...
"60 tahun Indonesia merdeka, 40% rakyatnya masih tertindas kemiskinan! Siapa penjajahnya??"

Kalo soal jajah menjajah, ternyata semua manusia sama saja. Dijajah sama bangsa lain, sudah pasti menyakitkan. Tapi dijajah sama bangsa sendiri, alangkah memalukan! Yang susahny lagi, penjajah sebangsa setanah air ini, justru manusia-manusia yang tiap hari mejeng and nampang di media massa, koran, TV, internet, seminar, upacara nasional, kawinan, olah raga, dll.....

Buat yang dijajah, udah jelas lebih gak enak lagi. Kalo dijajah londo atau nippon, masih bisa perang pake bambu runcing. Yang masih sengsara, kalo dijajah bangsa dewe alias bangsa sendiri.... Mau dilawan, ntar ditangkap aparat dengan tuduhan makar. Gak dilawan, makin banyak aja manusia miskin yang tertindas hidupnya dan hak-hak kemanusiaannya....

Penjajahan, apapun bentuknya, selalu meninggalkan korban dan penderitaan.
Apakah dijajah kemerdekaan untuk menentukan nasib sendiri, seperti ketika bangsa Indonesia dijajah para Londo dan Nippo, susah sangat menyakitkan? Jelas iya. Buktinya kita perang mati-matian beratus tahun untuk memperjuangkan hak kemerdekaan kita.

Tapi setelah merdeka pun, bahkan hingga 60 tahun seperti saat ini, kita masih terjajah secara sistematis oleh sistem dan oknum-oknum yang tidak punya nurani dan rasa malu. Sistem yang dibuat lebih merupakan eksploitasi manusia atas manusia lainnya, bagaimana manusia yang kuat dan culas, secara sistematis memeras habis manusia yang lemah dan bodoh.

Saat ini, kita dengan santainya, menonton berbagai bentuk "penjajahan-penjahahan" modern. Di televisi, di tempat kerja, di jalanan, dan lain-lain....
Dan sayangnya, banyak diantara kita dengan tanpa rasa kasihan, menganggap penjajahan-penjajahan itu sebagai konsekuensi dari kompetisi yang makin keras dari kehidupan ini.....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home